Kalender Liturgi hari ini
Kitab Hukum Kanonik
KITAB SUCI +Deuterokanonika
: - Pilih kitab kitab, masukan bab, dan nomor ayat yang dituju
Katekismus Gereja Katolik
No. : masukkan no. katekismus yang dikehedaki,( 67, 834 / 883-901)
SEJARAH PAUS

Ensiklik & Surat Paus

Dokumen KV 2

No:
masukkan no. yang dikehendaki - 0 (nol) untuk melihat daftar isi -(catatan kaki lihat versi Cetak)

171. Lusius III (1181-1185)

Lusius lahir di Ubaldo Allucinoli Lucca. Frederikus Barbarossa menuntunnya dalam sebuah penghargaan yang besar ketika tetap penuh kesetiaan kepada Aleksander III. Setelah pemilihannya menjadi paus pada 6 September 1181, dia menetap di Roma hanya beberapa hari. Berhubungan dengan kerusushan yang mengganggu kota, dia dipaksa untuk meninggalkannya dan tidak pernah kembali. Paus pertapa trapis ini lalu tinggal di Verona dan selalu menetap di sebelah utara Italia. Di Verona dia bertemu denga Frederikus Barbarossa, bernegosiasi dengannya mengenai beberapa pertanyaan yang tidak terpecahkan dan meminta bantuannya untuk kembali ke Roma. Kaisar menolak dan dengan demikian Lusius tidak menobatkan anaknya Henri VI. Lusius mengumumkan dengan resmi sebuah konstitusi Ad Abolendum yang memuat beberapa norma unutk penahanan dari banyak pelaku klenik yang tumbuh dengan subur. Konstitusi bermaksud menjadi sebuah instrument yang cepat dan manjur untuk menunjuk dan menyalahkan seluruh bentuk penyimpangan perilaku dari orang-orang Katolik Ortodoks, secara terpaksa dengan menggunakan kekuatan senjata. Itulah persiapan awal yang menumbuhkan pengadilan yang terkenal akan rasa ingin tahu akan jabatan suci. Perilaku secara fisik menghukum orang-orang bidah dipercayakan kepada “lengan secular” uang adalah mengatakan kekuasaan keduniawian. Satu dari bidah-bidah klinik pertama untuk membayar harga adalah Waldesian. Lusius wafat pada 25 September 1185 di Verona dan dimakamkan di dalam katedral di sana.